You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pramono Ajak Jazz Goes to Campus Meriahkan Perayaan 5 Abad Jakarta 4
photo Bilal Nugraha Ginanjar - Beritajakarta.id

Pemprov DKI Rancang JGTC Digelar Serentak di Lima Wilayah

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno mengusulkan agar Jazz Goes to Campus (JGTC) digelar secara serentak di lima wilayah Jakarta pada peringatan 500 tahun Kota Jakarta tahun depan.

"Digelar di lima wilayah serentak,"

Menurut Rano, gagasan tersebut sejalan dengan harapan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung dalam menyemarakkan perayaan lima abad Jakarta sekaligus memperluas akses masyarakat menikmati pertunjukan musik jazz.

"Insya Allah tadi Pak Gubernur berharap tahun depan, dalam rangka lima abad Jakarta, Jazz Goes to Campus bisa digelar di lima wilayah secara serentak," ujar Rano, saat menghadiri Kick-off The 49th Jazz Goes to Campus (JGTC) 'The City Series' di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, Jumat (31/7) malam.

International Jazz Day dan Pameran Seni Meriahkan Pasar Seni Ancol

Dikatakan Rano, konsep penyelenggaraan JGTC masih akan dimatangkan bersama tim kreatif. Salah satunya, menentukan apakah akan kembali digelar di lingkungan kampus atau memanfaatkan ruang-ruang terbuka di berbagai wilayah ibu kota.

"Nanti akan kita desain bersama tim kreatif, apakah kembali ke kampus atau tampil di ruang terbuka. Itu akan menjadi bagian dari konsep yang kami siapkan," katanya.

Sementara itu, Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike menyambut positif rencana tersebut. Menurutnya, JGTC merupakan ajang musik yang sarat nilai sejarah dan nostalgia bagi masyarakat, khususnya para pecinta musik jazz.

Ia menilai, penyelenggaraan JGTC di lima wilayah tidak hanya memperluas ruang berekspresi bagi para musisi, namun juga mendekatkan pertunjukan musik kepada masyarakat.

"Kalau memang bisa digelar di lima wilayah dengan memanfaatkan ikon-ikon di setiap kota administrasi Jakarta, tentu akan sangat keren. Tinggal nanti disusun konsepnya seperti apa," ujarnya.

Yuke berharap, Jakarta terus menghadirkan berbagai pertunjukan seni dan budaya, dan juga beragam genre musik dan seni pertunjukan lainnya. Menurutnya, Taman Ismail Marzuki harus terus menjadi ruang kreatif sekaligus inkubator bagi para seniman.

"Jakarta ini untuk semua. Kalau perlu bukan hanya Daerah Khusus Jazz, tetapi juga menjadi ruang bagi semua jenis musik dan seni," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

    access_time17-09-2026 remove_red_eye3264 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

    access_time19-09-2026 remove_red_eye2131 personFakhrizal Fakhri
  3. Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

    access_time19-09-2026 remove_red_eye793 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. LRT Kelapa Gading-Manggarai Resmi Beroperasi, Tarif Rp8 Mulai Hari Ini

    access_time16-09-2026 remove_red_eye785 personDessy Suciati
  5. Bahas Krisis Iklim hingga Pangan, Pramono Bertolak ke New York

    access_time18-09-2026 remove_red_eye726 personDessy Suciati